Cinta Bukan Di Agenda
Bermula nya kita berteman saja.
Engkau dan aku mencepatkan jalan waktu.
Pada saat engkau bersenyum.
Hati ku t’lah pun jadi milikmu.
Apa ini perasaan ku kini.
Mampukah ku biar cinta menyentuh.
Jiwa ku yang hanya ingin dibiar.
Sendiri tanpa sesiapa pun.
Dan ini ku tahu andai dibiarkan,
cinta yang tentunya berpupuk di dada.
Dan cinta bukan apa yang di agenda,
tapi bersama mu mungkin aku coba.
Mungkin kerna kau memahami jiwa ini,
dengan dalam dan sepenuhnya.
Engkaulah insan pertama yang ku rasa,
benar-benar kenali diriku.
Dan ini ku tahu andai dibiarkan,
cinta yang tentunya berpupuk di dada.
Dan cinta bukan apa yang di agenda,
tapi bersama mu mungkin aku coba.
Cinta bukan di agenda.
Berpupuk di dalam dada.
Cinta bukan di agenda.
Engkau dan aku mencepatkan jalan waktu.
Pada saat engkau bersenyum.
Hati ku t’lah pun jadi milikmu.
Apa ini perasaan ku kini.
Mampukah ku biar cinta menyentuh.
Jiwa ku yang hanya ingin dibiar.
Sendiri tanpa sesiapa pun.
Dan ini ku tahu andai dibiarkan,
cinta yang tentunya berpupuk di dada.
Dan cinta bukan apa yang di agenda,
tapi bersama mu mungkin aku coba.
Mungkin kerna kau memahami jiwa ini,
dengan dalam dan sepenuhnya.
Engkaulah insan pertama yang ku rasa,
benar-benar kenali diriku.
Dan ini ku tahu andai dibiarkan,
cinta yang tentunya berpupuk di dada.
Dan cinta bukan apa yang di agenda,
tapi bersama mu mungkin aku coba.
Cinta bukan di agenda.
Berpupuk di dalam dada.
Cinta bukan di agenda.